Tips Persiapan Mudik

Posted on 21 Juni 2010

0


TIPS MENGHADAPI LIBURAN PANJANG DAN MUDIK LEBARAN

A. PERSIAPAN MENINGGALKAN TEMPAT KERJA

  1. Pastikan barang dan alat kerja anda tersimpan dan terkunci dengan baik di dalam laci atau lemari kerja atau loker anda.
  2. Pastikan peralatan listrik di sekitar tempat kerja anda dalam kondisi off , kabel powernya sudah terlepas dari stop kontak.
  3. Khusus untuk Komputer yang digunakan sebagai server, harus di koordinasikan dengan pihak ISTD
  4. Simpan notebook perusahaan di laci / lemari kerja anda dengan penguncian berganda, yaitu dengan mengaitkan Notebook dengan Tali Pengunci dan simpan dalam laci / lemari yang terkunci.
  5. Jika anda hendak menitipkan kendaraan bermotor di area parkir, laporkan kepada petugas Security dan kunci kendaraan anda dengan kunci berganda.
  6. Jika perlu untuk memudahkan jika ada kejadian darurat, berikan kunci kepada Petugas Security setempat dengan menggunakan Berita Acara Serah Terima Kunci.

B. PERSIAPAN MENINGGALKAN TEMPAT TINGGAL

  1. Jika anda bermaksud untuk meninggalkan tempat tinggal anda, pastikan seluruh pintu dan jendela terkunci dengan baik.
  2. Jika perlu hidupkan lampu di depan rumah atau tempat lain secukupnya .
  3. Pastikan kompor sudah mati. Atau jika ada kompor gas , regulator gas elpiji sudah terlepas dari tabung.
  4. Pastikan seluruh peralatan listrik rumah tangga dalam kondisi off, kabel powernya sudah terlepas dari stop kontak.
  5. Pastikan kabel antena televisi sudah terlepas dari pesawat televisi anda.
  6. Titipkan tempat tinggal anda dengan aparat keamanan setempat atau tetangga anda.

C. PERSIAPAN DIRI PENGEMUDI MOBIL DAN PENGENDARA MOTOR UNTUK MUDIK
Mengemudi di luar kota berbeda dengan kondisi saat mengemudi di dalam kota, diperlukan beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  1. Kondisi Jalanan di luar kota relatif 2 arah dan pengemudi belum mengenal dengan baik kondisi jalanan yang akan di lalui.
  2. Perlu berhati-hati saat ingin mendahului kendaraan lain, pastikan kondisi benar-benar aman, baru menyalip.
  3. Jaga jarak antar kendaraan, sebaiknya ambil lebih jauh ketimbang jarak antar kendaraan di dalam kota, karena beberapa ruas jalan kondisinya tidak sama mulusnya, ada yang berlubang, berpasir atau genangan air. Kondisi ini bisa berpengaruh pada kualitas pengereman dan kemampuan pengemudi mengendalikan kendaraannya.
  4. Diperlukan fisik dan mental yang fit atau sehat .
  5. Perjalanan panjang dan lama membutuhkan cairan dan energi yang cukup.
  6. Minumlah air putih dan sari buah-buahan yang cukup agar tubuh tak mengalami dehidrasi, ketika dehidrasi stamina bakal turun dan konsentrasi berkendara terpengaruh.
  7. Beristirahatlah bila tubuh merasa capek, idealnya istirahat selama 1 jam, dan istirahat berkualitas adalah tidur.
  8. Ingatlah mengendarai motor lebih lelah dan perlu konsentrasi lebih berat dibanding mengemudikan mobil.
  9. Batas ideal manusia untuk mengemudi dalam sehari adalah 10 jam untuk pengendara mobil dan 6-8 jam untuk pengendara motor.
  10. Saat ini kondisi jalan masih banyak yang berlubang, sehingga pengemudi harus waspada terhadap jalan.
  11. Lebih aman kenali kondisi jalan yang akan dilalui, dengan memantau berita, dan informasi dari aparat kepolisian atau media massa, terutama jalur-jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

E. PERSIAPAN KENDARAAN RODA EMPAT UNTUK MUDIK MESIN

  1. Tune up kendaraan anda di bengkel resmi atau bengkel langganan anda.
  2. Pastikan saringan udara, bahan bakar dan oli dalam kondisi baik.
  3. Periksa kondisi aki dan system pengisian arus listrik kendaraan anda.
  4. Pastikan oli mesin, oli transmisi, oli gardan dan oli rem dalam kondisi baik.
  5. Periksa kondisi radiator, jika kotor segera service ke ahli radiator.
  6. Periksa kondisi extra fan atau kipas elektrik .
  7. Periksa kondisi system Air Conditioning (AC) .
  8. Pastikan motor wiper dan washer berfungsi dengan baik
  9. Pastikan fan belt dalam kondisi baik, dan jika perlu bawa cadangan fan belt.
  10. Periksa seluruh kondisi slang , jika ada yang bocor atau sudah retak / rengat atau mengeras, segera ganti , seperti slang power steering, slang radiator , slang bensin ataupun slang vacuum.
  11. Periksa kondisi kopling, terlebih karena mudik identik dengan kemacetan, membuat kopling jadi panas, efek slip menjadi rentetannya.

F. BAN DAN KAKI-KAKI

  1. Periksa kondisi ban kendaraan anda, jika sudah gundul atau kembangannya tidak rata, atau keausan sudah mencapai batas TWI ( Tread Wear Indication ) segera ganti ban baru.
  2. Menaikkan tekanan ban , jika tetap pakai tekanan standar maka ban terlihat gembos, efeknya ban cepat rusak, untuk itu naikkan 5 bar saja. Namun ketika sampai di kampung halaman segera kembalikan ke standar. Karena terlalu keras tidak bagus
  3. Lakukan spooring dan balancing , jika tidak selaras dapat membuat boros BBM dan setir selalu narik ke satu arah.
  4. Periksa juga kondisi tie-rod, ball joint dan suspensi .
  5. Sebaiknya gunakan ban dan pelek yang diameternya sesuai dengan standar pabrik, agar beban kerja kaki-kaki dan suspensi tidak berlebihan.
  6. Kalaupun ganti pelek , batas toleransi kenaikan diameter tidak lebih 1 inci, semisal dari 14 inci ke 15 inci atau dari 15 inci ke 16 inci.
  7. Hindari penggunaan ban dengan tapak lebar diatas ukuran standar semisal 215 atau 225, dan ban dengan profil rendah semisal 55 , 50 , 45 bahkan 40.
  8. Sebaiknya gunakan ban dengan lebar yang sesuai standar pabrik semisal 195 , 185 atau 175 dan mempunyai profil minimal 60 keatas, agar dapat menghemat BBM dan nyaman berkendara, serta hemat suku cadang.

E. REM

  1. Kondisi Rem harus diperiksa.
  2. Jika kampas rem sudah tipis , segera ganti.
  3. Jika kondisi kampas rem masih bagus, cukup bersihkan dan pantau kualitas oli rem
  4. Jika ada kebocoran di master rem segera perbaiki.

F. LAMPU

  1. Periksa seluruh kondisi lampu di kendaraan anda, lampu utama, lampu rem, lampu sein , lampu jalan dan lampu mundur.
  2. Jika kondisi bohlam pada kacanya ada warna hitam atau kabut putih, segera ganti.
  3. Untuk lampu utama , yang biasanya menggunakan bohlam halogen, sebaiknya gunakan bohlam lampu standar yang masih memiliki sinar kekuningan.
  4. Jangan memakai lampu dengan sinar putih atau kebiruan, karena spektrum warna ini tidak mampu menembus pekatnya malam saat berkabut atau asap.
  5. Periksa konektor lampu utama , usia pakai dan terus menerus terkena panas membuat konektor yang terbuat dari plastik menjadi getas, kering bahkan meleleh. Hal ini dapat menyebabkan korsleting dan lampu utama mati.

G. ALAT BANTU DAN CADANGAN

  1. Pastikan anda membawa peralatan kunci – kunci, obeng, tang, dongkrak, selotip, kabel listrik secukupnya.
  2. Pastikan membawa senter , atau lampu kerja dan segitiga pengaman.
  3. Persiapkan kotak obat beserta isinya .
  4. Jika perlu membawa kompressor mini dan kit tambal ban
  5. Persiapkan membawa sekring (fuse) dan fan belt cadangan yang sesuai dengan kendaraan.
  6. Jika perlu membawa bohlam lampu biasa dan bohlam lampu utama ( halogen ).
  7. Persiapkan kain lap secukupnya , payung, tambang nylon / kawat baja untuk menarik kendaraan dan jumper aki (khusus untuk mobil yang pakai transmisi Automatik).
  8. Persiapkan Peta Perjalanan.

SELAMAT JALAN, HATI-HATI SELAMA DI PERJALANAN , SELAMAT SAMPAI TUJUAN
yang ini kan lebih terjamin. Gw sih lebih suka cara yang terakhir ini

Posted in: Aneka_tips