Kasus Tabung Gas

Posted on 6 Juli 2010

0


Komnas HAM: Pemerintah Harus Jelaskan
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Selasa, 6 Juli 2010 | 14:31 WIB

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
Ilustrasi 
JAKARTA, KOMPAS.com – Komnas HAM akan meminta penjelasan pemerintah terkait maraknya ledakan tabung gas 3 kilogram dalam rangkaian kebijakan konversi minyak tanah ke gas. Komnas menjadwalkan mengirim surat kepada Kementerian ESDM, Kementerian BUMN dan Pertamina.
“Kami kirim surat, kami bisa memanggil. Besok kami terbitkan surat untuk meminta penjelasan. Kalau tidak memberi jawaban segera, Komnas bisa memanggil,” ungkap komisioner Komnas HAM Jhony Nelson Simanjuntak di kantornya, Selasa (6/7/2010).
Sebelumnya, Jhony mengatakan, kebijakan konversi yang diikuti dengan jatuhnya korban karena ledakan diduga mengandung pelanggaran HAM. Pemerintah sebagai pembuat dan pelaksana kebijakan dinilai melakukan kelalaian yang memakan korban jiwa dan materiil.
Jhony mengatakan, pemerintah yang awalnya mau menghemat anggaran dengan konversi malah menghasilkan persoalan baru dengan kelalaian dalam pelaksanaan kebijakan.
“Kami harus meminta informasi seluas-luasnya untuk yakin apakah mereka yang harus bertanggung jawab. Selama ini kan ada korban tapi enggak tahu siapa yang bertanggung jawab. Apalagi yang selama ini jadi korban kan masyarakat kelas bawah,” ungkapnya.
Ke depannya, Pemerintah diminta melakukan uji kualitas bagi tabung yang sudah diedarkan di tengah masyarakat dan menjamin tabung yang dijual ke warga aman dan nyaman.
“Tidak boleh lempar tanggung jawab,” tandasnya.
Posted in: Sospol